Menghasilkan Kelezatan dengan Alat Masak Berkualitas!

Masakan

10 Alat Masak Tradisional dan Fungsinya yang Wajib Dimiliki di Dapur

3 menit

10 Alat Masak Tradisional dan Fungsinya yang Wajib Dimiliki di Dapur

Pendahuluan

Dalam memasak, alat masak adalah hal yang sangat penting. Tanpa alat masak yang tepat, proses memasak bisa menjadi lebih sulit dan memakan waktu lebih lama. Di Indonesia, terdapat banyak alat masak tradisional yang masih digunakan hingga saat ini. Alat masak tradisional ini memiliki keunikan dan kelebihan tersendiri dibandingkan dengan alat masak modern. Berikut adalah 10 alat masak tradisional dan fungsinya yang wajib dimiliki di dapur.

1. Cobek

cobek

Cobek adalah alat masak tradisional yang terbuat dari batu alam. Cobek digunakan untuk menghaluskan bumbu-bumbu masakan seperti cabai, bawang, dan rempah-rempah. Cobek juga bisa digunakan untuk membuat saus atau sambal. Kelebihan dari cobek adalah bumbu yang dihaluskan menjadi lebih halus dan aromanya lebih terasa.

2. Ulekan

ulekan

Ulekan adalah alat masak tradisional yang terbuat dari batu alam atau kayu. Ulekan digunakan untuk menghaluskan bumbu-bumbu masakan seperti cabai, bawang, dan rempah-rempah. Kelebihan dari ulekan adalah bumbu yang dihaluskan menjadi lebih kasar dan teksturnya lebih terasa.

3. Lesung

lesung

Lesung adalah alat masak tradisional yang terbuat dari batu alam. Lesung digunakan untuk menghaluskan beras menjadi tepung atau untuk menghaluskan bumbu-bumbu masakan seperti cabai, bawang, dan rempah-rempah. Kelebihan dari lesung adalah bumbu yang dihaluskan menjadi lebih kasar dan teksturnya lebih terasa.

4. Sutil

sutil

Sutil adalah alat masak tradisional yang terbuat dari kayu atau bambu. Sutil digunakan untuk mengaduk adonan atau mengambil bahan makanan dari dalam panci atau wajan. Kelebihan dari sutil adalah tidak merusak permukaan panci atau wajan.

5. Tungku

tungku

Tungku adalah alat masak tradisional yang terbuat dari batu bata atau tanah liat. Tungku digunakan untuk memasak dengan menggunakan kayu bakar atau arang. Kelebihan dari tungku adalah makanan yang dimasak menjadi lebih harum dan rasanya lebih enak.

6. Kuali

kuali

Kuali adalah alat masak tradisional yang terbuat dari besi atau tanah liat. Kuali digunakan untuk memasak berbagai jenis makanan seperti sayur, nasi, atau lauk pauk. Kelebihan dari kuali adalah makanan yang dimasak menjadi lebih merata dan matang sempurna.

7. Penggiling Kopi

penggiling kopi

Penggiling kopi adalah alat masak tradisional yang terbuat dari kayu atau logam. Penggiling kopi digunakan untuk menggiling biji kopi menjadi bubuk kopi. Kelebihan dari penggiling kopi adalah bubuk kopi yang dihasilkan menjadi lebih halus dan aromanya lebih terasa.

8. Panci Tanah

panci tanah

Panci tanah adalah alat masak tradisional yang terbuat dari tanah liat. Panci tanah digunakan untuk memasak berbagai jenis makanan seperti sayur, nasi, atau lauk pauk. Kelebihan dari panci tanah adalah makanan yang dimasak menjadi lebih merata dan matang sempurna.

9. Wajan Baja

wajan baja

Wajan baja adalah alat masak tradisional yang terbuat dari baja. Wajan baja digunakan untuk memasak berbagai jenis makanan seperti sayur, nasi, atau lauk pauk. Kelebihan dari wajan baja adalah makanan yang dimasak menjadi lebih merata dan matang sempurna.

10. Sumpit

sumpit

Sumpit adalah alat masak tradisional yang terbuat dari kayu atau bambu. Sumpit digunakan untuk mengambil makanan dari dalam panci atau wajan. Kelebihan dari sumpit adalah tidak merusak permukaan panci atau wajan.

Back to top